Gasak Empoli Dengan Epick Comeback : Inter Milan Memperlihatkan Tekad yang Kuat

Gasak Empoli Dengan Epick Comeback : Inter Milan Memperlihatkan Tekad yang Kuat


Bolapagi.net
- Inter menuai tiga point utama menantang Empoli hari Jumat malam di klassemen liga, memberikan sikap tidak mudah menyerah, selera tekad kuat, dan besar.


Club Aurelio Andreazzoli dijebol 4x waktu Inter bangun mengubah situasi. Kesempatan ini, kemajuan itu diawali dari operan silang Federico Dimarco yang diarahkan ke gawang sendiri oleh Simone Romagnoli saat sebelum Lautaro Martinez membuntel 2 gol dan Alexis Sanchez cetak gol di waktu tambahan. Inter mengendalikan pertandingan dan mencatat 37 usaha ke gawang, sementara Empoli cuman empat. Jumlah tendangan sudut pula selisih jauh, dengan 14 untuk tuan-rumah dan cuman dua untuk club tamu.


REKOR LAUTARO

Pemain Argentina ini mendatangkan kepimpinan dan gol, dan brace ke gawang Empoli mengganti catatannya waktu ini jadi 11 gol di dalam 11 pertandingan di seluruh laga untuk Inter. El Toro pula melewati rekor pribadinya dalam soal gol waktu satu musim untuk Nerazzurri di seluruh laga (23), dan ia udah melalui catatan terbaik di Serie A dengan 19 gol, sementara rekor awal mulanya yaitu 17 gol di musim 2020/21.


COMEBACK NERAZZURRI

Club Simone Inzaghi harus perlihatkan sifat sejati untuk bangun dari ketinggal 2 gol dalam tempo 1/2 jam. Ini yaitu pertama kali Inter kecolongan dalam lima menit pertama pertandingan Serie A semenjak 26 September 2020 (Christian Kouame dalam menit 3 untuk Fiorentina), tetapi club dapat bereaksi dan mengubah kondisi untuk menuai tiga angka penuh. Nerazzurri udah mengantongi 22 point dari status ketinggal di Serie A musim ini, bertambah banyak dibanding club yang lain di lima liga besar Eropa, sama dengan PSG dan Hoffenheim.


CALHANOGLU SI RAJA ASSIST

Potensi club untuk bangun dari status ketinggal tidak lepas dari pemain seperti Hakan Calhanoglu, yang memberi sumbangan assist untuk gol Lautaro yang menyamai posisi mendekati turun minum. Center player Turki ini yaitu satu dari 3 pemain Inter yang udah memberi sumbangan 11 assist waktu 15 musim Serie A paling akhir, yang ikuti jejak tapak Maicon di musim 2009/10 dan Romelu Lukaku di musim 2020/21. Si playmaker duduki rangking ke-2 dalam soal assist.


TONGGAK PENCAPAIAN HANDA

Performa kapten Inter, Samir Handanovic menantang Empoli jadikan ia pemain asing ke-2  yang menggapai 550 performa di Serie A sejauh histori selesai Javier Zanetti (615).