Real Madrid Menjadi Juara, Maka Ancelloti Berhasil Mencetak Sejarah Sebagai | La Liga


Bolapagi.com
- Real Madrid saat ini menjadi pemuncak klasemen Liga Spanyol 2021/2022 dengan memiliki perbedaan poin yang cukup tinggi dibanding Barcelona yang menempati posisi ketiga klasemen.

Jika musim ini mereka juara, maka Carlo Ancelotti selaku pelatih Real Madrid berada diambang pintu mencetak sejarah sebagai pelatih pertama yang pernah memenangkan gelar di Liga Spanyol, Italia, Inggris, Prancis dan Jerman.

Kenapa demikian? Karena sejauh ini belum pernah  ada yang mencapai prestasi penuh dari lima liga besar di Eropa. Karena disetiap negara tersebut persaingan pada kompetisi kasta tertingginya memang cukup sulit.

Genap berusia 62 tahun Carlo Ancelotti sudah bisa menguasai jalur menuju gelar Liga Spanyol bersama Real Madrid dalam tugas keduanya menjadi pelatih klub berkat hasil tiga poin ketika mereka ke markas osasuna denga hasil 3-1untu keunggulan Real Madrid.

Seperti kita ketahui, perjalanan Real Madrid menjadi semakin dekat dengan Gelar juara La Liga 2021/2022. Pencapaian Itu mereka dapatkan setelah Los Blancos busa menaklukan tuan rumah Osasuna 3-1.

Tiga angka penting ini membuat Tim Asuhannya semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Spanyol dengan 78 poin dari 33 laga. Mereka unggul 17 angka dari Atletico Madrid yang berada di posisi dua. Osasuna pun kini terpuruk di posisi sembilan dengan perolehan 44 poin.


 

Raja Liga Domestik

Don Carleto walaupun telah pernah menjuarai Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan Copa del Rey bersama Real Madrid pada 2013-15, manun ia harus kehilangan piala domestic kala itu.

Kemenangan pertama di Serie A pada 2003-04 ketika menjadi Pelatih Serie A menjadi awal penghitungan gelar liga Eropa Carlo Ancelotti yang begitu luar biasa ini.

Selanjutnya Club Biru London yaitu Chelsea dengan trofi Liga Inggris pada 2009-2010. Sedangkan Di Prancis, Ancelotti membawa PSG meraih Juara di Ligue 1 pada 2012-13. Meski di Bayern Munich petualangannya berakhir buruk, namun ia berhasil mejadi kampiun Bundesliga pada 2016-17.

Alasan Kembalinya Carlo Ancelotti ke Real Madrid adalah memenuhi hasrat dan cita2nya untuk mengamankan satu-satunya trofi yang belum dia dapatkan dan Pengharapan itu selesai malam ini.

Disamping gelar mentereng tersebu di atas, Ancelotti juga telah merasakan Tiga kali gelar Liga Champions, dua kali Piala Dunia Antarklub, Piala FA, Coppa Italia, Piala Super Italia, tiga edisi Piala Super Eropa dan dua Piala Super Jerman.

 


Sempat Ditaksir MU

Siapa sangka ternyata Ancelotti dikabarkan pernah jadi incaran MU. Pemilik juara Liga Premier 20 kali itu juga membuat opsi darurat andai tidak bisa mengamankan salah satu target utama mereka. Namun Man United hanya menjadikan Carlo Ancelotti sebagai opsi jangka pendek yang potensial.

Dengan Hubungan yang begitu dekat antara Ancelotti dengan manajer legendaris Man United Sir Alex Ferguson menjadi salah satu alasan dia diminati oleh MU. Apalagi, Man United sangat tertarik dengan segudang pengalaman dan kemampuannya dalam mengelola ruang ganti dengan pemain terkenal pada masanya.